Silakan ke Website SMA 2 Salatiga karena kami sudah pindah ke domain dan hosting baru.
Terima kasih.

Alhamdulillah, SMA Negeri 2 Salatiga akhirnya telah memiliki domain sendiri.
Silakan masuk ke sma2salatiga.sch.id
Bagi yang ingin ikut berkontribusi silakan mendaftar.

Masa Orientasi Siswa Baru SMA Negeri 2 Salatiga tahun pelajaran 2008-2009 dimulai hari ini, Senin, 14 Juli 2008. Diawali dengan pembagian kelas Sabtu sebelumnya dan pengarahan.

Hari ini diawalii dengan upacara bendera dan lain-lain.


Pak Wandi sedang serius menghitung KKM

Pak Thohari dengan serius bekerja di depan laptop untuk menentukan KKM.

Wakasek Kurikulum dan stafnya sedang sibuk menyusun jadwal


Staf Kurikulum Sibuk sendiri…. ngapain tu.


pak edi sedang memberikan pembelajaran kepada rekannya


Pak Ngaidin sedang menandatangani tanda terima uang saku IHT.


Bu Puniyem serius menganalisa kebutuhan untuk KKM


Pak Giono dengan sangat serius mengedit file.

A. Latar Belakang

Proses pendidikan yang
dilaksanakan melalui lembaga pendidikan sekolah merupakan salah satu
usaha dari keinginan masyarakat guna membekali, para generasi muda agar
mempunyai pengetahuan dan keterampilan serta sikap yang kuat dalam
berpartisipasi dan mengisi pembagunan negara dan bangsa yang adil dan
makmur berdasarkan pancasila. Sehubungan dengan hal tersebut maka
tujuan Pendidikan Nasional secara tegas ditetapkan dalam Undang-Undang
Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) pada pasal 3 mengenai fungsi
pendidikan nasional yaitu:

“ Pendidikan Nasional berfungsi
mengembangkan kemampuan watak serta peradapan bangsa yang bermatabat
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, serta bertujuan utuk
perkembangan potensi pesrta didik agar menjadi manusia beriman dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu,
cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab.”

Bertitik tolak dari penjelasan tersebut,
maka setiap jalur pendidikan sekolah baik dari tingkat Sekolah Dasar
sampai pada Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta di harus dapat
melaksanakan proses pembelajaran sebaik-baiknya.dalam usaha mencapai
tujuan yang diinginkan dari proses pendidikan disekolah. Guru sebagai
faktor utama dalam hal menciptakan situasi dan kondisi belajar yang
dapat merangsang kegiatan belajar mengajar bagi siswa, baik disekolah
maupun di rumah.

Di samping itu guru dituntut untuk mampu
menggunakan media pengajaran sebagai sistem pendekatan (system
approach) yang merupakan bagian integral dalam program pengajaran.
Setiap program pengajaran harus direncanakan secara sistematis dengan
memusatkan perhatian kepada siswa. Program pengajaran yang berdasarkan
kebutuhan dan karakter siswa serta diarahkan kepada perubahan tingkah
laku siswa sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

Berdasarkan
latar belakang di atas maka SMA 2 Salatiga merasa perlu untuk
memprogramkan kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dan guru
SMA 2 Salatiga dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

B. Landasan

1. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah

2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 1999 tentang Kewenangan Pusat dan Daerah

3. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 36 ayat 3

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

5. Panduan pengembangan PBKL dari Direktorat SMA

6. Surat perjanjian kerjasama antara SMA 2 Salatiga dengan Direktorat SMA dalam rangka Pelaksanaan Program Rintisan PBKL

C. Tujuan

1. Sebagai kerangka kerja dan petunjuk untuk Tim kurikulum/PBKL
SMA 2 Salatiga dalam rangka menentukan program pengelolaan Sistem
Informasi dan Komunikasi

2. Mengidentifikasi jenis program pengelolaan Sistem Informasi dan
Komunikasi yang akan dijadikan kemampuan bagi siswa dan guru dalam
mendukung program KTSP PBKL SMA 2 Salatiga .

3. Untuk memenuhi kebutuhan siswa, guru dan daerah berkaitan
dengan pencapaian kompetensi yang memenuhi kebutuhan kontekstual sumber
daya manusia yang berkualitas.

D. Jadwal dan Tempat

Jadwal pelaksanaan pembuatan program pengelolaan Sistem Informasi dan
Komunikasi ditargetkan selesai selama 1 bulan yaitu pada saat
ditandatangannya kesepakatan bulan Agustus sampai dengan bulan
September 2007. Tempat pelaksanaan dipusatkan di SMA 2 Salatiga. Dalam
rangka penyempurnaan pelaksanaan, analisis program yang telah
ditetapkan akan dievaluasi pelaksanaannya dan ditinjau kembali
kesesuaian pelaksanaannya setiap tahun pelajaran baru oleh tim
Kurikulum/PBKL.

E. Pelaksana

Pelaksana penyusunan program pengelolaan Sistem Informasi dan Manajemen
adalah Tim Kurikulum/PBKL dibantu oleh guru mata pelajaran dan Komite
Sekolah. Kepala Sekolah mengawasi dan memberikan evaluasi terhadap
hasil pelaksanaan dan melakukan konsultasi dengan Dinas Pendidikan
Nasional Tingkat Kota/Provinsi dan dengan Direktorat SMA.

F. Pembiayaan

Seluruh keperluan pembiayaan untuk melakukan penyusunan program
Pengelolaan Sistem Informasi dan Manajemen didanai dengan dana block
grant PBKL Tahun anggaran 2007/2008.

G. Langkah-langkah Menyusun Program Pengelolaan SIM

Penyusunan program pengelolaan Sistem Informasi dan Manajemen telah
dilakukan Tim Kurikulum/PBKL sejak bulan November dan akan berkahir
bulan November 2008. Langkah-langkah yang dilakukan dalam menyusun
program pengelolaan Sistem Infomasi dan Manajemen tersebut adalah
sebagai berikut :

1. Pembagian tugas kepada anggota tim Kurikulum/PBKL untuk
mengidentifikasi program pengelolaan Sistem Informasi dan Manajemen
yang yang akan dikembangkan di SMA 2 Salatiga.

2. Membentuk Tim kreasi, inovasi dan produksi untuk mendukung
pelaksanaan program pengelolaan Sistem Informasi dan
Manajemen

3. Membuat jadwal pelatihan untuk siswa dan guru dalam meningkatkan kemampuan pengelolaan Sistem Informasi dan Manajemen.

A. Latar Belakang

Proses pendidikan yang dilaksanakan melalui lembaga pendidikan sekolah merupakan salah satu usaha dari keinginan masyarakat guna membekali, para generasi muda agar mempunyai pengetahuan dan keterampilan serta sikap yang kuat dalam berpartisipasi dan mengisi pembagunan negara dan bangsa yang adil dan makmur berdasarkan pancasila. Sehubungan dengan hal tersebut maka tujuan Pendidikan Nasional secara tegas ditetapkan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) pada pasal 3 mengenai fungsi pendidikan nasional yaitu:

“ Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan watak serta peradapan bangsa yang bermatabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, serta bertujuan utuk perkembangan potensi pesrta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

Bertitik tolak dari penjelasan tersebut, maka setiap jalur pendidikan sekolah baik dari tingkat Sekolah Dasar sampai pada Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta di harus dapat melaksanakan proses pembelajaran sebaik-baiknya.dalam usaha mencapai tujuan yang diinginkan dari proses pendidikan disekolah. Guru sebagai faktor utama dalam hal menciptakan situasi dan kondisi belajar yang dapat merangsang kegiatan belajar mengajar bagi siswa, baik disekolah maupun di rumah.

Di samping itu guru dituntut untuk mampu menggunakan media pengajaran sebagai sistem pendekatan (system approach) yang merupakan bagian integral dalam program pengajaran. Setiap program pengajaran harus direncanakan secara sistematis dengan memusatkan perhatian kepada siswa. Program pengajaran yang berdasarkan kebutuhan dan karakter siswa serta diarahkan kepada perubahan tingkah laku siswa sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.

Berdasarkan latar belakang di atas maka SMA Mujahidin merasa perlu untuk memprogramkan kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan siswa dan guru SMA 2 Salatiga dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi

Untuk mendapatkan koneksi internet saat ini, sangat bangat pilihan yang dapat kita pilih. Tentunya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berdasarkan pengalaman saya menggunakan beberapa provider yaitu Telkomsel dengan kartu As, IM3/Mentari, Mentari Sakti, dan terakhir Axis.
Saya menyebutkan provider dengan pengulangan yang berarti bahwa saya menggunakan fasilitas yang berbeda dari provider tersebut. Telkomsel misalnya memberikan fasilitas GPRS, Edge, 3G dan HSDPA dengan pilihan menggunakan fasilitas default melalui kartu keluaran mereka yaitu, AS dan SIMPATI untuk pra bayarnya. IM3/Mentari berbeda dengan Mentari Sakti dari segi tarif.
Hasil percobaan dengan 3 provider tersebut (berdasar mana yang terlebih dahulu dicoba) adalah sebagai berikut

  1. IM3/Mentari
    Pertama mencoba akses GPRS menggunakan kartu IM3/Mentari cukup memuaskan dengan tarif 1 rupiah per Kb. Kita mesti pintar-pintar menggunakan web browser agar hemat pulsa, yaitu dengan menonaktifkan image load dan java maupun javascript. Didukung oleh kualitas dan jangkauan jaringan yang memuaskan, kita bisa terhubung ke internet di manapun. Dengan jangkauan GPRS, EDGE, 3G dan HSDPA yang semakin luas kita bisa merasakan kecepatan yang luar biasa.
  2. Telkomsel dengan kartu As/Simpati
    Jangan kaget kalau pulsa Anda tersedot begitu cepat kalau menggunakan fasilitas internet AS/Simpati karena tarifnya yang 12 Rupiah/Kb. Artinya, 12 kali lipat dari IM3/Mentari. Dan itu artinya 12 kali lebih cepat pulsa Anda habis. Dari pengalaman saat mencoba koneksi dengan kartu As. pulsa 5000 tinggal 500 rupiah hanya dengan membuka halaman Google dengan pencarian kata “bodong”. Begitu diload langsung terima sms dari 222 kalau pulsa sudah tidak mencukupi untuk melakukan koneksi data. Langsung kapok deh. Apalagi isi ulang pulsa kartu As lebih mahal dari yang lain.
  3. Mentari Sakti
    Dikira sama tarifnya dengan IM3/Mentari, ternyata tarif internetnya 5 rp/Kb. Walaupun starter packnya cuma seharga 5000 untuk pulsa 10.000. Masih lebih untuk pake IM3 yang starter packnya 8000.
  4. Telkomflash
    Fasilitan baru dari telkomsel. Bisa menggunakan kartu halo dengan bandwitdh 256, per bulan 125 ribu per bulan atau menggunakan kartu AS atau Simpati dengan memotong pulsa yang ada sesuai dengan paket yang kita pilih. Untuk 5000, mendapatkan kuota 5 M, 10000 mendapatkan kuota 10 M, 20000 mendapatkan kuota 30 M. Artinya yang termahal adalah 1 Rp/Kb. Seimbang dengan IM3/Mentari. Dengan dukungan jaringan dan jangkauan yang luas, akses internet kita tak terbatas. Apalagi kalau didukung dengan Handphone atau modem yang support 3G atau HSDPA di jaringan yang juga mendukung, kita akan mendapatkan koneksi dengan kecepatan tinggi.
  5. Axis
    Operator baru yang memberikan tarif internet termurah yaitu 0,1 Rp/Kb dengan keterbatasannya.Terbatas 10M per hari (kelebihan dihitung 1 Rp/kB), terbatas jaringannya. Untuk yang di kota-kota besar cukup menguntungkan. 10 kali lebih banyak yang bisa didapat dari provider yang lain.

Dari pengalaman di atas saya mengambil keuntungan dengan menggunakan IM3/Mentari dan Telkomflash untuk koneksi di mana saja di luar jangkauan Axis. Dan tentu saja menggunakan Axis bila jaringan telah tersedia (di kota-kota). Internet di mana saja dan kapan saja.

(Tulisan ini dikirim menggunakan koneksi Telkomflash dengan kartu As)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.