
Siswa melalui SKM bisa membuat keputusan untuk diri sendiri, merancang masa depannya sesuai dengan kebutuhan pribadinya.
peluang bagi siswa:
menentukan jumlah mata pelajaran yang diambil
menentukan jurusan yang sesuai dengan bakat dan minatnya
Perangkat2 yang diperlukan Sistem Pembelajaran yang Mandiri
(SKS, Moving Class)
Sistem pembelajaran Mandiri maka SKS – Kelompok2
Rambu-rambu
Target tahun pertama:
• Kerangka SKM itu apa?
• ISI – managemen dan organisasi
• Perangkat-perangkat pendukung
• Bimbingan karir
Target Tahun Kedua:
• Melengkapi kerangka SKM
Tahun ke 3
• Uji Coba untuk menyempurnakan dan memantapkan
• Apa yang diuji coba (mapel atau kelas)
Tahun ke 4
Pelaksanaan
Dibutuhkan: Komitmen (tekad dan janji) seluruh komponen sekolah.
RAMBU-RAMBU PENYIAPAN RINTISAN SKM
1. Langkah dan lingkup persiapan SKM
2. Program Pengembangan SKS dan moving class
• a. organisasi dan managemen SKM
• b. pembrlajaran berbasis tik dan remidial
• c. program bimbingan berbbasis motivasi / karier
3. Perangkat SKMorganisasi dan managemen SKM
• a. struktur organisasi SKM
• b. peraturan penyelenggaraan administrasi (akademik, keuangan, pendukung, katalog, dls)
• c. pedoman penyelenggaraan program: pembelajaran berbasis TIK dan remidial
• d. panduan dan paket pembelajaran : paket modul (konvensional, dan berbasis TIK)
• e. pedoman bimbingan karier
RAMBU-RAMBU SEKOLAH KATEGORI MANDIRI
adalah sekolah yang mampu mengoptimalkan :
1. pencapaian tujuan pendidikan
2. mengembangkan potensi peserta didik
3. kualitas lulusan
DUKUNGAN INTERNAL
• kinerja sekolah
• kurikulum
• pedoman dan panduan pelaksanaan
• kesiapan sekolah
• kesiapan sumber daya manusia
• ketersediaan fasilitas ruang dan sarana lainnya
DUKUNGAN EKSTERNAL
• komite sekolah
• oranag tua murid
• dinas pendidikan kota secara tertulis (kebijakan dan fasilitas/pembiayaan)
• tenaga pendamping/nara sumber dalam keseluruhan proses pengembangan dan pelaksanaan SKM
SKS
1. dasar hukum
• PP no. 19 2005 pasal 11 (3) : beban belajar untuk sekolah dinyatakan dalam satuan kredit semester
2. dasar pemikiran
• kecepatan belajar tidak sama
• potensi siswa tidak sama
• minat siswa terhadap mapel tidak sama
• siswa akan suskses bila belajar sesuai potensi dan minatnya
• siswa dapat menyelesaikan studi selama 5 semester dan bisa lebih dari 6 semester
3. SKS adalah pengharganan beban studi murid, kerja guru dan penyelenggaraan pendidikan yang dinyatakan dalam kredit (satuan/unit yang menyatakan isi suatu mata pelajaran / beban kerja secara kuantitatif)
4. Konsep SKS
• sistem kredit sistem penyelenggaraan pendidikan peserta didik menentukan sendiri beban belajar dan mata pelajaran
• jumlah beban SKS : 120 – 135 SKS dengan cara mengkonversi SKL, Sk, KD ke dalam alokasi beban pembelajaran
5. Rambu penrapaan SKS
• alokasi per 1 sks
• teori : tatap muka 45 ” dan terstruktur + mandiri 25 :
• praktik : bekerja di lab 2 s/d 3 jam
6. STRUKTUR KURIKULUM
• mapel pokok
• mapel pilihan
∘ bebas
∘ paket
‣ program akademik
‣ program profesional/politeknik (non gelar)
7. Pengaturan beban SKS dan mata pelajaran
• semester 1-11 : 20 SKS/SMT
• semester iii – iv : 20 SKS/SMT
• semester v – vi : 20 SKS/SMT
8. Alokasi beban belajar
• lambat : 16 SKS (3,5 – 4 tahun)
• sedang: 20 SKS ( 3 tahun)
• cepat : 24 SKS (2,5 tahun)
9. Sistem pembelajaran
• tatapmuka, terstruktur dan mandiri
• ada program remidial (modul dan paket)
• sistem pindah (moving class) dan pembelajaran berbasis TIK
10. sistem penilaian
• bentuk : tugas. ujian
• kriteria : E-A
• grade/skala : 0-4 ( batas kelulusan : 2)
MOVING CLASS
sistem pembelajarann dimana sisswa mendatangi guru/kelas sebagai konsekuensi dari SKS
konsekuensinya :
penanggung jawab akademik
tim pengembang administrasi berbbasis TIK (bag registrasi dan adm)
tim pengelola moving class
September 23, 2008 at 8:02 am
bolehkah saya dapat pedoman moving class yg dilaksanakan d sman salatiga? thanx
November 22, 2008 at 4:12 pm
Bisa sharing tentang moving class-nya?
Desember 30, 2008 at 3:43 am
SEMOGA SMA 2 SALATIGA SELALU JAYA, DAN SEMOGA KAMI BISA MENGIKUTI JEJAKNYA
Februari 9, 2009 at 2:30 am
Di sekolah saya, SMA Plus Negeri 17 Palembang telah melaksakan pembelajaran dengan sistem kridit semester, tetapi masih banyak permasalahan yang belum dipahami diantaranya: bagaimana bentuk hasil belajar berupa KHS atau rapor, bagaimana menentukan beban belajar, bagaimana menentukan jumlah kredit setiap mata pelajaran. Oleh karena itu sudi kiranya berbagi informasi mengenai hal tersebut di atas
Agustus 15, 2009 at 3:40 am
selamat pagi, saya juhi, saya seorang mahasiswi,saya sangat tertarik sekali dengan sistem pembelajaran moving class, tetapi saya kesulitan menemukan judul- judul dan pengarang buku-yang membahas tentang moving class.